
Palopo – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi S1 Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mega Buana Palopo. Muh. Ardiansyah, mahasiswa semester 3, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Oral Presenter pada ajang PASSURA UMB 2025 – International Conference, yang diselenggarakan oleh Universitas Mega Buana Palopo pada 12–13 September 2025.
Konferensi internasional ini merupakan agenda tahunan yang mempertemukan para peneliti, akademisi, dosen, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Tujuannya adalah untuk membangun kolaborasi, memperluas jejaring riset, dan memperkenalkan hasil-hasil penelitian inovatif yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah mempresentasikan penelitian berjudul:
“Machine Learning-Based Detection of Mental Fatigue in University Students via Voice Features.”

Penelitian ini dilakukan bersama rekannya, Irimansa (Mahasiswa S1 Informatika), dengan bimbingan langsung dari Abdul Malik, S.Kom., M.Cs. selaku dosen pembimbing. Riset tersebut berfokus pada isu kesehatan mental mahasiswa, khususnya fenomena mental fatigue atau kejenuhan mental yang sering muncul akibat tingginya beban akademik dan dinamika pembelajaran digital.
Melalui pendekatan machine learning, penelitian ini memanfaatkan analisis fitur suara untuk mendeteksi tingkat kejenuhan mental mahasiswa secara real-time. Parameter prosodik seperti pitch, jitter, dan shimmer digunakan sebagai indikator yang dapat merepresentasikan kondisi psikologis seseorang. Metode ini dinilai lebih objektif, akurat, dan efisien dibandingkan metode tradisional berbasis survei atau observasi yang sering kali bersifat subjektif.
Keberhasilan Ardiansyah dalam mempresentasikan hasil penelitiannya dengan runtut, argumentatif, dan meyakinkan membuatnya berhasil mencuri perhatian para dewan juri serta peserta konferensi. Penghargaan Best Oral Presenter yang diraihnya menjadi pengakuan atas kualitas riset sekaligus keterampilan komunikasi akademik yang dimilikinya.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Ardiansyah dan tim penulis, tetapi juga membawa nama baik Universitas Mega Buana Palopo di kancah internasional. Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa UMB Palopo mampu bersaing dan memberikan kontribusi pada forum akademik global melalui riset-riset inovatif yang relevan dengan tantangan zaman.
Selain itu, raihan penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Ilmu Komputer UMB Palopo dalam mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademiknya. Dukungan dalam bentuk bimbingan riset, penyediaan forum akademik, serta dorongan untuk berani tampil di level internasional telah menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan kualitas pendidikan di kampus ini.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk aktif melakukan penelitian, menulis publikasi ilmiah, serta berpartisipasi dalam konferensi berskala nasional maupun internasional. UMB Palopo terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri, kemampuan berinovasi, serta daya saing global.